Kebodohan ATC Indonesia dan Teori Konspirasi Kecelakaan Sukhoi

GA 152 di Sibolangit (airdisaster.com)

GA 152 di Sibolangit (airdisaster.com)

Dalam 3 hari terakhir seluruh pemberitaan fokus pada kecelakaan pesawat anyar Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. Ada banyak pertanyaan mengenai kecelakaan yang menewaskan puluhan orang tersebut.

Ada yang bilang itu karena faktor alam, teknis, human error dan lain sebagainya. Ada pula yang mempertanyakan kenapa menara kontrol mengizikan pesawat turun dari ketinggian 10.000 kaki ke 6.000 kaki. Sebuah ketinggian yang tentu saja berbahaya untuk terbang di wilayah pegunungan.

Dan ngomong-ngomong tentang menara pengawas, ada sebuah kejadian konyol yang bermula pada kebodohan yang pada akhirnya membuat ratusan orang tewas dan itu dilakukan oleh Air Traffic Controller (ATC) Indonesia.

Teman-teman pasti masih ingat dengan tragedi yang menimpa pesawat Garuda Indonesia 152 yang menabrak tebing di Sibolangit, Sumatera Utara (Sumut). Kejadian yang dialami Garuda ini sedikit banyak punya persamaan dengan Sukhoi di Gunung Salak.

Awalnya, ane dikasih tahu sama teman kalau berdasarkan informasi dari wikipedia, kecelakaan GA 152 di Sibolangit diketahui akibat miskomunikasi antara ATC dengan pilot yang menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung. Pesawat tersebut meledak dan terbakar, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

Menurut situs airdisaster.com, pesawat berjenis Airbus300-220 itu menabrak tebing, patah dan terbakar. Ada miskomunikasi antara Air Traffic Controller (ATC) dan pilot saat itu, yaitu antara ‘Left’ dan ‘Right’. Saat itu GA 152 hendak mendarat ke Bandara Polonia, Medan pada 26 September 1997. Cuaca saat itu dilaporkan terbatas, hanya 600-800 meter karena terhalang asap dari kebakaran hutan.

Ada kebingungan petugas ATC apakah GA 152 itu membelok ke kiri atau ke kanan. Hanya 10 detik setelah mengkonfirmasi, pesawat itu menabrak tebing di daerah berhutan. Serpihan ditemukan di dekat Desa Pancur Batu, 3 ribu kaki di atas permukaan laut. Sekitar 222 penumpang dan 12 awak tewas.

Entah mengapa, tak ada laporan final KNKT soal GA 152 di situsnya. Padahal laporan final kecelakaan pesawat Silk Air di Sungai Musi yang terjadi setelah kecelakaan itu pada 19 Desember 1997 sudah dipublikasikan pada 14 Desember 2000.

Namun, dari situs avweb.com, didapat transkrip rekaman dari menara ATC dengan pilot GA 152. Berikut potongan rekaman percakapan itu pada detik-detik Garuda menabrak tebing:

ATC: GIA 152, turn right heading 046 report established localizer

GIA 152: Turn right heading 040 GIA 152 check established.

ATC: Turning right sir.

GIA 152: Roger 152.

ATC: 152 Confirm you’re making turning left now?

GIA 152: We are turning right now.

ATC:152 OK you continue turning left now.

GIA 152: A (pause) confirm turning left? We are starting turning right now.

ATC: OK (pause) OK.

ATC: GIA 152 continue turn right heading 015.

GIA 152: (scream) Allahu akbar! (Translation: God is great!)

Lalu bagaimana dengan Sukhoi dan Teori-teori apa saja yang masuk akal?
Gila kan….. Oke, lalu bagaimana dengan Sukhoi. Untuk urusan baru ini tentu kita tidak boleh melangkahi investigas Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Yang jelas, KNKT sudah memberi informasi kalau Sukhoi mengalami kecelakaan pada ketinggian 5.800 kaki dan dan berada di tebing dengan kemiringan 85 derajat saat sang pilot mengendalikan pesawat dengan mode Controlled Flight Into Terrain (CFIT).

Controlled Flight Into Terrain adalah sebuah istilah yang artinya sebuah pesawat yang laik terbang dan tidak mengalami kerusakan serta di bawah kendali pilotnya, tanpa sengaja terbang dan menabrak terrain/daratan, obstacle/penghalang, atau air. Penerbangnya biasanya tidak sadar sampai akhirnya terlambat untuk menghindar.  Dan mode CFIT ini digunakan baik oleh Garuda maupun Sukhoi saat kecelakaan.

Tapi kalau boleh sedikit berteori, kecelakaan ini sebenarnya bisa dilihat dari banyak sudut dengan asumsi tidak ada masalah di pesawatnya. Mari kita jabarkan bersama ya…

Pertama, dari sisi teknis… Dari sisi ini ada keanehan dimana ATC bandara Soekarno Hatta yang terdekat dari lokasi mengizinkan sang pilot menurunkan ketinggian pesawat seperti yang sudah ane jabarin di atas. Apakah ini benar dilakukan? Kita belum tahu. Tapi yang pasti kalau ini dilakukan itu adalah kebodohan yang terulang.

Si pilot terang saja salah karena minta turun. Tapi menara kontrol punya kekuasaan untuk memerintah pilot untuk tetap pada posisinya.

Dan kalau memang benar, ane menuntut si ATC dihukum berat karena keteledorannya tersebut. Lah supir truk saja dipenjara kalau nabrak…

Lalu ada pula keanehan di pemilihan rute penerbangan. Yang namanya Joy Flight menurut beberapa ahli itu biasanya dilakukan dengan mengambil rute ‘kawasan terang’. Maksudnya  kawasan yang minimal tingkat penghalang visibilitasnya seperti lautan. Bukan di ‘kawasan gelap’ seperti pegunungan.

Kedua, dari sisi geo-politik dan militer. Dari sisi ini agak klise memang tapi tetap saja kita tidak boleh menutup mata dengan segala kemungkinan.

Untuk urusan ini, sekarang Indonesia sedang jadi lahan perebutan antara China dan Amerika Serikat. Ya, tahu sendiri kalau China dan Rusia itu bersekutu… Pergerakan geo politik ini bisa dilihat dari kengototan Amerika membangun pangkalan militer baru di Australia untuk menghalau pergerakan politik dan militer China di Asia Pasifik.

Lalu, agar Indonesia merapat, kedua blok baru tersebut pun sama-sama mengiming-imingi Indonesia dengan banyak hal. Amerika Serikat kalau tidak salah menawarkan bantuan 12 radar untuk ditempatkan di malaka. Sementara China menawarkan kapal patroli yang memang sangat kita butuhkan untuk mengamankan wilayah laut.

Di tengah situasi ini. Rusia bisa jadi adalah korban dari geo politik ini atau mungkin teman-teman ada skenario lain.

Ketiga, dari sisi bisnis… Ini mungkin hal masuk akal kedua setelah kebodohan ATC tadi. Dari sisi ini sangat jelas kalau lagi-lagi Indonesia jadi lahan rebutan. Karena, seperti kita ketahui bersama pasar penerbangan Indonesia saat ini sedang tumbuh pesat.

Belum hilang dari ingatan ketika Lion Air membeli ratusan pesawat yang pada akhirnya mencetak rekor order terbanyak Boeing sepanjang masa. Ketika itu Airbus bahkan sempat ngamuk… Bukan apa-apa, menurut pengakuan Airbus, pembicaraan bisnis mereka dengan Lion Air sudah berjalan 80 persen dan tinggal di finalisasi. Eh, tiba-tiba Lion Air berpaling hati ke Boeing.

Ketika itu, Airbus dengan murka dan terang-terangan menuding Gedung Putih membantu Boeing menekan Indonesia untuk beralih ke mereka. Terlebih kondisi ekonomi Amerika ketika itu sedang sekarat dan butuh suntikan besar untuk bangkit.

Dengan order dari Lion, industri Amerika menggeliat karena keuangan hanya berputar disana. Gampangnya begini masbro: Lion membeli pesawat dari Boeing, Boeing dapat untung. Lion lalu butuh pinjaman untuk beli pesawat ke Boeing, bank Amerika yang memberi pinjaman sampai akhirnya kebagian untung juga.

Lalu pesanan ratusan pesawat ini membutuhkan tenaga kerja banyak yang pada akhirnya menyerap banyak pengangguran Amerika. Disini pemerintah Obama senang karena citranya bisa terangkat. Jadi sebenarnya uang si Amrik tidak keluar dari negara itu.

Hubungan sama Sukhoi lalu apa? Ya itu tadi.. Ada pertarungan bisnis penerbangan yang makin ketat sekarang.. Terlebih dengan kenyataan pasar pesawat Indonesia sangat menggiurkan dengan banyak maskapai yang tumbuh pesat.

Sukhoi bisa jadi dianggap calon lawan yang mengkhawatirkan karena menjual pesawat komersialnya dengan harga lebih murah dari saingannya. Buktinya, puluhan pesawat Sukhoi sudah dipesan beberapa maskapai di Indonesia. Ini kan secara bisnis mengkhawatirkan.

Bisa jadi kecelakaan ini adalah akibat dari sabotase untuk menghalau perkembangan bisnis pesawat komersial Sukhoi. Ibarat kata, mending dibinasakan ketika masih bayi daripada dibiarkan tumbuh besar… Selain itu, dengan kecelakaan ini nama Sukhoi pun rusak.. Sementara pemerintah Indonesia seperti kita ketahui bersama adalah konsumen tetap jet tempur buatan Sukhoi sejak bertahun-tahun…

Dengan begitu, kecelakaan pesawat komersial Sukhoi ini akan berdampak buruk pada citra pesawat komersialnya yang baru mau tumbuh serta pesawat tempurnya. Paling tidak si anggota dewan nanti bakal berpikir dua kali sebelum mengizinkan pemerintah membeli jet tempur lagi dari Sukhoi…

Ya itu semua hanya teori.. Tapi tetap tidak boleh dikesampingkan kan…

  1. Nice..
    Mohon ditambahkan juga kebobrokan sukhoi dong
    Contoh : 70 insinyurnya memakai ijasah palsu, kebohongan spek dll

    • Kan asumsinya pesawatnya tokcer… fresh from the oven tanpa ada kerusakan atau masalah… kalau hasilnya investigasi kecelakaan sudah keluar baru kita bahas dari sisi itu..🙂

    • Daris
    • May 12th, 2012

    ini pasti ulah amerika dan israel😀

      • aku
      • May 13th, 2012

      kamu jangan suka mengadu domba, seolah kamu seorang yang benci dng israil, padahal kamulah orang2 biadab itu..

      • erri jona
      • September 7th, 2013

      pikiran anda luasnya hanya 1cm x 1 cm, sempit sekali

    • Wiro Sableng
    • May 12th, 2012

    Analisa yg bagus…
    Kita tunggu hasil penyelidikannya yg seharusnya dilakukan oleh pihak yg netral…

    • bodats
    • May 12th, 2012

    gue berharap NTSB-nya Amerika ikut terlibat. Mereka sudah terkenal gamblang dan tokcer untuk urusan investigasi. Hampir semua manufaktur ditelanjangin sama mereka karena kesalahan teknis dan produksi.

  2. masuk akal bung !!

    • Anwar
    • May 12th, 2012

    mungkin juga,,,,

    • Wenn
    • May 13th, 2012

    Maaf tapi sepertinya analisisnya kurang akurat🙂

    Lebih baik mengecek info lebi detil dl drpd lsg membeberkan analisis krn ketika org lain percaya, maka bertapa kasian pihak yang ‘mungkin’ tdk sala menjadi salah.

    Pertama, boeing dan sukhoi tidak sealiran alias beda target.
    Sukhoi bukan pesawat komersil, lebih tepatnya hanya pesawat untuk jarak terbang jarak dekat.
    Dan indonesia sndr sudah banyak membeli sukhoi langsung dr rusia dan markas utama tni-au adalah di makasar.disana bs ditemukan sukhoi dr kecil sampai besar.
    Maka agak2 kurang tepat kalau dikatakan sukhoi itu ‘bayi’ krn faktanya sukhoi sudah digunakan oleh tentara indonesia sejak lama. saya pribadi sudah sering sekali mendengar cerita ttg sukhoi dari ayah teman baik sy yg merupakan salah seorang petinggi di tni-au.

    Kedua, boeing sendiri merupakan konsultan dari sukhoi. Dikarenakan mereka tidak sealiran maka boeing bersedia menjadi konsultan bagi sukhoi. Istilahnya ya sukhoi itu anak binaan boeing. Info ini bs di cek akurasinya di mas google🙂

    Sekian tanggapan sy mengenai postingannya..no offense. hanya menyuarakan pikiran. ^^

    • terkadang kita ga bisa membandingkan opini org lain dgn diri kita sendiri..dikarenakan ilmu dan pikiran yg berbeda2..setengah manusia bagai katak dalam tempurung yg hanya bisa melihat dan berpikir lingkupnya sendiri..setengah org lagi berwawasan luas dan bisa beragumentasi karena pengetahuan dan ilmu yg di sertai kemampuan berpikir yg tinggi…bro bona salah satunya..karena pengetahuan yg luas serta cara berpikir yg kritis..thumbs up for the artikel nya…:)

  3. mungkin ulahnya si ‘balsem’..
    xixixixi

    • Dadot
    • May 13th, 2012

    kiri kanan? dipikirnya bajaj ‘kali gampang belak belok sembarang

  4. Yang baru itu produk sukhoi jet 100nya bukan perusahaan sukhoi … dibadningkan dnegna airbus atau boeing ya… kalah start sukhoi ( untuk pasar penerbangan komersial)

    Wenn :
    Maaf tapi sepertinya analisisnya kurang akurat
    Lebih baik mengecek info lebi detil dl drpd lsg membeberkan analisis krn ketika org lain percaya, maka bertapa kasian pihak yang ‘mungkin’ tdk sala menjadi salah.
    Pertama, boeing dan sukhoi tidak sealiran alias beda target.
    Sukhoi bukan pesawat komersil, lebih tepatnya hanya pesawat untuk jarak terbang jarak dekat.
    Dan indonesia sndr sudah banyak membeli sukhoi langsung dr rusia dan markas utama tni-au adalah di makasar.disana bs ditemukan sukhoi dr kecil sampai besar.
    Maka agak2 kurang tepat kalau dikatakan sukhoi itu ‘bayi’ krn faktanya sukhoi sudah digunakan oleh tentara indonesia sejak lama. saya pribadi sudah sering sekali mendengar cerita ttg sukhoi dari ayah teman baik sy yg merupakan salah seorang petinggi di tni-au.
    Kedua, boeing sendiri merupakan konsultan dari sukhoi. Dikarenakan mereka tidak sealiran maka boeing bersedia menjadi konsultan bagi sukhoi. Istilahnya ya sukhoi itu anak binaan boeing. Info ini bs di cek akurasinya di mas google
    Sekian tanggapan sy mengenai postingannya..no offense. hanya menyuarakan pikiran. ^^

    • yahonsuwakanja
    • May 14th, 2012

    laik ndis…

    • Aka
    • May 14th, 2012

    Dalam hal ini, diam lebih baik daripda bikin isu yang belum jelas kebenarannya. Udah tau kan tipikal orang2 indon gampang terrpovokasi, gampang tersulut emosi & percaya hoax. Sabar kek, tunggu hasil KNKT.

    • toelank
    • May 14th, 2012

    ya mungkin saja…

    mampir gan
    Kecelakaan Sukhoi ternyata sudah diramalkan sebelumnya, siapa peramalnya chek ke tkp..
    http://toelank.wordpress.com/2012/05/14/kecelakaan-sukhoi-superjet-100-telah-diramalkan-sebelumnya/

    • bluemoon
    • May 15th, 2012

    temen ane, babenya teknisi garuda, kata beliau emang tuh pesawat udeh gak layak terbang…

    • modal katanya… (katanya babe gue, engkong gue.. dll) tanpa didukung fakta yang jelas takut membuat fitnah…(fitnah lebih kejam dari pembunuhan) jadi kalau membuat fitnah atas kejadian pembunuhan berarti kejam kuadrat…wkwkwkwk..

  5. Mungkin ATCnya tahu kalau rute yg dilewati Suhoi SJ100 ada gunung salak harapannya nanti dapat oleh oleh lemparan salak. Dikiranya ada salak segede gunung…wkwkwkwk…. Kalau memang terjadi karena ketelodoran (mungkin lebih tepat kebodohan) petugas ATC bandara Soeta harus ada sanksi hukum yang jelas….

    • radityo
    • May 15th, 2012

    Sehubungan dengan blackbox SSJ 100 yang belon ketemu, ini juga sama kisahnya dengan blackbox dari GA 152. Kalau gak salah blackbox nya GA 152 tu juga ketemu nya lama. dan teryata tu blackbox ditemukan tertimbun tanah/lumpur (CMIIW).

    • sluman slumun slamet
    • May 19th, 2012

    hebat ni bloger….harusnya diangkat jadi ketua KNKT

    • iamvolver
    • May 20th, 2012

    moga cepet di ungkap deh ya gan masalah sukhoi ini

    • GAS
    • May 21st, 2012

    wah.. ini mah artikel sengaja untuk menyudutkan Amerika…
    seharusnya topik seperti in harus ada artikel penyeimbang lainnya secara bersamaan tidak menunggu waktu yang lama…

    • Andri
    • May 21st, 2012

    HAHAHAHAHAHAHAHA ane puas sama komentar kalian broo

    • BOOEINK
    • May 21st, 2012

    TIDAK ADA SEORANG ATC DIDUNIA INI YANG SENGAJA ATO INGIN MENABRAKKAN PESAWATNYA KE GUNUNG….. LOE TAU G STRESS JADI ATC ENTE2 TAUNYA NAEK PSAWT TURUN SELAMAT YANG DI KASIH UCAPAN TERIMA KASIH PRAMUGARI NYA, APA PERNAH ENTE NGUCAPIN TERIMAKASIH KE ATC,

      • Tulus Budi
      • May 22nd, 2012

      wkwkwkw… mantabsss….. laik this masbrooo…. kalo ATC bener ga disalamin…. kalo ATC salah dimaki-maki…. kaciannnn dechhh ATC……

      • acing
      • June 23rd, 2012

      lah emang tugasnya begono bukan? yang salah ya Direkturnya kok ngga pernah melihat ke bawah apa kinerja anak buahnya bener. Namanya jongos ya harus kerja. Yang memperhitungkan keselamatan dan kesejahteraan anak buahnya ya direkturnya. Masa jadwalnya ga bisa diatur dan pengawasan kinerja ngga dijalankan????? yang pantas disalahin ya direkturnya etuuuh

    • SETUJU SEKALI MAS!!!! jadi keinget kejadian tabrakan Bashkirian Airlines ama DHL, ATC Swiss Controll jadi ampe dibunuh di rumahnya. padahal, ATC itu terlalu cape, nanganin banyak pesawat, dan manalagi temen temennya pada enak enak istirahat ninggalin dy seorang diri di ruang control.

  6. Wuih keren…
    Walau sedikit sangsi.. Tapi masuk akal juga..
    Salut..
    @Bji : aduh mas.. Kowe ini pinter opo minteri.. Jelas” sukhoi pesawat tercepat.. Untuk teknologi eropa seperti jerman dan rusia jauh lebih maju dibanding amerika… .
    Truz tau dari mana situ kalo ada yang pake ijazah palsu.. Situ yang bikin ijazahnya ya..
    Hehehe…

    • asep kustiwa
    • June 29th, 2012

    maaf, alangkah baiknya digali lagi data, fakta dan rules yang berlaku. jadi tidak langsung memberikan judgement. mencari kesalahan memang lebih mudah daripada mengungkap kebenaran. setuju sekali dengan sdr. Wenn.

    • ADN
    • July 27th, 2012

    blog ga mutu….tidak pantas di baca …penulisnya minim aviation knowledge dan berani berkomentar ttg aviation….sok te’u…..

    • DR MANDANG MICHAEL
    • October 4th, 2012

    di Nam FlyingSchool pangkal pinang ada indikasi korupsi,insiden pendidikan,accident pesawat,tindak pidana kekerasan bullying(human error cause overconfidance) disebabkan oleh instruktur terbang nam flyingschool pangkal pinang imam mahendra dan kepala sekolah nam flyingschool pangkal pinang bpk soenaryo melakukan tindakan curang,penipuan,pembohongan publik dan penyalahgunaan wewenang(penyakit power sindrom yang sangat membahayakan)tolong diusut tuntas pihak berwajib dan stakeholder serta masyarakat pada umumnya berjaga-jaga senantiasa demi keselamatan,keamanan,dan kemajuan sumber daya pilot di Indonesia. Terimakasih

    Mene’, mene’, Teke’l Ufarsin

      • Anderson
      • October 9th, 2012

      Hati 2 dalam berbicara itumengingatkan kita tentang lidah kita, bahwa percakapan kita mencerminkan kondisi spiritual kita. Mungkin prinsip ini kedengarannya aneh tetapi hal ini sangatlah benar di dalam praktek. Sebagai contoh, memerhatikan hal lidah adalah salah satu alat diagnostik yang digunakan dalam pengobatan Cina untuk mengukur keadaan kesehatan seseorang. Jika Anda ke seorang sinseh, ia seringkali akan meminta Anda untuk menjulurkan lidah Anda untuk ia periksa. Kepada orang yang tidak berpengalaman, ini bukan suatu hal yang berarti. Tetapi kepada seorang DOKTER yang berpengalaman, warna dan bentuk lidah Anda menyingkapkan banyak hal tentang kondisi kesehatan Anda.Apalagi sebagai PILOT

  7. Belgedes……Dak tahu permasalahan Sok YOU KNOW…..

    • pak_tong
    • October 7th, 2012

    Ijin menanggapi,

    menurut saya tugas seorang ATC bukanlah tugas ringan; cockpit crew bertanggung jawab atas SATU pesawat yang tak lain dan tak bukan adalah pesawat yang mereka bawa sementara ATC bertanggung jawab atas BANYAK PESAWAT dalam satu wilayah PADA SAAT YANG SAMA. Dan tidak ada niat dari ATC untuk mencelakakan traffics

    Hemat saya sebelum anda menjustifikasi kebodohan tadi ada baiknya anda tau dulu sebenarnya ATC itu apa dan tugas dan tanggung jawabnya bagaimana. FYI, apabila anda bepergian dengan menggunakan pesawat yang anda rasakan adalah duduk tenang, nyaman, tidur barangkali, dan nyampe dengan selamat; tapi taukah anda siapa orang yang bertanggung jawab atas kelancaran penerbangan anda itu selain pilot … ATC!

    Apakah anda berpikir bahwa ATC itu tugasnya “turn left/right, climb/descend, direct to dll” … hmmmm, kalau anda berpikir demikian silahkan anda duduk di kursi ATC, pegang mic dan PTT button dan coba mengontrol traffics yang sedang melintas di wilayah kewenangan anda terutama saat kondisi traffics sedang padat. Dan mereka berdinas tidak mengenal hari libur terkadang walau saya yakin hati nurani mereka pun menginginkan demikian namun tugas mereka mengantarkan pesawat sampai tujuan dengan selamat itu sudah mulia sekali saya rasa.

    Untuk kasus Sukhoi, sejauh yang saya ketahui pilot request descend ke daerah yang memang training area; Atang Sanjaya, Bogor. Dan mungkin anda belum ketahui bahwa cuaca di sana walaupun untuk kondisi VMC sungguh ekstrim (nature dari pegunungan); pilot Sukhoi bukanlah pilot sembarangan … test pilot, dan mengantongi ribuan jam terbang. Jelasnya, walau kondisi geografis Indonesia belum dia kuasai betul setidaknya untuk 1st joyflight dia sudah punya bayangan bakal seperti apa.

    Apapun teori konspirasi mengenai jatuhnya SSJ100 ini … hal ini bukan berarti bahwa pesawat tersebut buruk sehingga calon potensial akan menarik pesanan mereka. Sampai terbukti benar adanya konspirasi (yang seringkali, kalau bukan selalu, akan terbuka secara publik setelah PULUHAN TAHUN) atau ada bukti otentik yang mengisyaratkan demikian … kita tidak bisa mengambil kesimpulan demikian. Just my 1 cent🙂

    • controller
    • December 19th, 2012

    aseli sok tau ente bro….kesimpulan anda tidak relevan krn anda tidak mengantongi sertifikasi yg berhubungan kasus diatas. ada baiknya anda menulis sesuatu yg lebih bermanfaat dibanding menjudge seseorang.

  8. Dari mana anda tahu ATC indonesia itu bodoh?
    Apa anda udah pernah kerja jadi atau ngerasain gimana jadi ATC ?
    Anda anggota knkt?
    Analisa anda ini berdasarkan apa
    Udah liat hasil laporan investigasinya?
    Saya sarankan anda kalo ngasih analisa jangan “ngawur beyond believe” ya dan berdasarkan perkiraan dari investigasi dn smber yang benar. dan tolong pake bahasa yang halus. hargai dong usaha mereka. Kalo bukan kita siapa lagi kan?
    Dan satu lagi jangan dikaitkan ama konspirasi

      • Archer
      • May 3rd, 2013

      benar bro, saya saja pernah coba jadi ATC virtual. 2 kali saya coba dan 2 kali saya kena marah dgn supervisornya sampe saya jera sendiri. jadi pada dasarnya ATC itu menanggung tugas berat mengontrol penerbangan udara yg jumlahnya sangat banyak tidah seperti tukang parkir yg ada kendaraan masuk dia tidak ada dan saat kendaraan akan pergi dia datang…

    • diks
    • December 27th, 2012

    wow…salut ama si blogger/penulis artikel ini…mantab bro…
    dari piihan kata kayaknya anda bukan dari komunitas penerbangan, tapi anda berani sekali bilang atc indonesia bodoh…, salut ama keberanian ente bro…
    tapi ane ingetin…berani dan bodoh itu bedanya tipis beud…hehehe…
    selamat membuat analisa “berani” eh..”bodoh” yang lain bro..

      • AREMA
      • February 5th, 2013

      Berani ngawur itu bodoh,tp berani beda tipis dg bodoh itu memang beda jauh pengertiannya bukan tipis lg dong,dah beda artinya,analoginya berani bertempur dgn persiapan itu hebat,tp berani bertempur dgn ngawur itu bodoh,ok ya paham kan,maksut saya yg gamblang memberikan pengertian.

    • 5P33D
    • January 11th, 2013

    Ada yang bisa memberi tahu maksud (bukan arti) dari penggalan percakapan tersebut?

    • Andri Mdn
    • March 21st, 2013

    Kesian lho petugas ATC nya Polonia yg nangani GA 152 saat itu. Sampai sekarang dia masih dirawat di RSJ Padang Bulan Medan

    • unknown
    • April 3rd, 2013

    eh, disangka satu atc ngurus 1 pesawat, puluhan mas dalam satu waktu, tanggung jawab berat, gaji gk sebnding sama tnggung jawab, jangan asal bilang bodoh, klo atc bodoh udah tiap hri ad pesawat yg ditabrakin!!!!! di cengkareng 2000an pesawat tkeoff lnding tiap hari!!!! jngan asal tulis artikel klo gak tau ilmunyaaa!!!!

    • Andre Haykal
    • May 3rd, 2013

    Woi Bodoh! Jangan anda pikir semua hanya kesalahan ATC ! Apakah ada ATC yang mau menabrakan Sebuah pesawat ke tebing atau mencelakakan pesawat tersebut ? Please Thinking again Sir! Anda hanya bisa naik dan turun pesawat , anda hanya mengatakan terima kasih kepada Pramugari ! tapi .. apakah anda pernah berterimakasih ke pada ATC ? enggak pernah kan? jadi jangan menganggap sebuah pekerjaan yang sangat berat terserbut anda bilang BODOH!!!

    • Capt Rendy
    • May 3rd, 2013

    Gak tau apa apa tentang aviasi terutama regulasi penerbangan tapi berani bikin artikel ginian, setuju sama yg diatas penulisnya antara berani atau bodoh.
    Artikel ginian kalau diliat sama orang yg ngerti penerbangan dan aviation enthuasist ya keliatan penulisnya “sok tau!”

    Tidak mudah mas menghandle banyak pesawat dalam satu area yg sama, dan tidak ada satu ATC pun di dunia yg mau dan dengan sengaja membuat pesawat celaka tapi namanya manusia tidaklah terlepas dari kesalahan.
    Sini yg nulis suruh duduk di kursi ATC, handle 2 pesawat yg lagi local flight aja deh, biar keliatan siapa yg bodoh😀

    Sukhoi-Boeing-Airbus konspirasi militer politik blablabla, silahkan baca2 lagi deh, pahami topik baru buat artikel, biar gak malu maluin

    • twntyone
    • May 3rd, 2013

    Paling penulis yang tabrak mas karena pusing liat radar ATC rumit. gak ngerti aviasi diam aja dah jangan sok tau.

    Capt Rendy :
    Gak tau apa apa tentang aviasi terutama regulasi penerbangan tapi berani bikin artikel ginian, setuju sama yg diatas penulisnya antara berani atau bodoh.
    Artikel ginian kalau diliat sama orang yg ngerti penerbangan dan aviation enthuasist ya keliatan penulisnya “sok tau!”
    Tidak mudah mas menghandle banyak pesawat dalam satu area yg sama, dan tidak ada satu ATC pun di dunia yg mau dan dengan sengaja membuat pesawat celaka tapi namanya manusia tidaklah terlepas dari kesalahan.
    Sini yg nulis suruh duduk di kursi ATC, handle 2 pesawat yg lagi local flight aja deh, biar keliatan siapa yg bodoh
    Sukhoi-Boeing-Airbus konspirasi militer politik blablabla, silahkan baca2 lagi deh, pahami topik baru buat artikel, biar gak malu maluin

    • widi antara
    • May 3rd, 2013

    dunia penerbangan di tanah air memang masih banyak harus diperbaiki alias banyak kekurangan. tapi analisis yg anda kemukakan bersumber pada pendapat anda sendiri dan sumber2 yg kurang jelas kredibilitasnya. jangan membuat malu diri sendiri dg mendiskreditkan pihak tertentu yg anda sendiri tidak tau benar tentang dunia penerbangan. salam.

    • blonda
    • December 30th, 2013

    Tulisan ke anjing sha

    • andi
    • July 22nd, 2014

    yang jadi pertanyaaan adalah kenapa bisa terjadi miskomunikasi antara pilot dengan ATC? mungkin banyak faktor seperti terlalu banyak jalur penerbangan di soekarno hatta, bisa juga di sabot komunikasi antara pilot dengan ATC sehingga terjadi kecelakaan sukhoi jet 100.

    yah kita tau deh amerika itu licik dan jahat, hanya orang bodoh dan naif yang masih percaya amerika itu negara yang baik, polisi dunialah.. najis!

    • Fajar Sany
    • February 25th, 2015

    Inget berita ini waktu masih kelas 1 SD. Ibu saya bilang pesawatnya Boeing 737, tapi ternyata setelah 17 tahun berlalu, dan saya membaca beritanya, ternyata pesawatnya Airbus A300.

    Begitu banyak musibah yang terjadi di Indonesia menjelang berakhirnya era orde baru.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: