Oiii… Motor Bebek Matik Ora Laku…

Temans.. Semua pasti setuju kalau pasar motor Indonesia merupakan pasar motor terseksi di dunia.. Yup.. Seksi… Tiap tahun, jutaan motor menginvasi pasar dan jalanan di nusantara.

Tapi ditengah-tengah euforia itu ternyata motor jenis cub alias bebek yang menggunakan transmisi otomatis atau biasa disebut bebek matik tidak menikmati penjualan seperti teman-temannya.

Bukan apa-apa.. Sebab, dua motor bebek matik yang ada di Indonesia, Honda Revo AT dan Yamaha Lexam sama-sama tidak laku.

Kalau boleh gue comot data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) dari detikOto, baik Honda maupun Yamaha tercatat tidak sanggup menjual produknya di bulan Februari dan Maret lalu. Baik Honda Revo Techno AT dan Yamaha Lexam sama-sama membukukan angka penjualan 0 unit. Gileee…

“Total selama bulan Januari dan Maret 2012 kedua merek itu hanya berhasil melepas 36 unit motor bebek matik. Itu pun disumbangkan Honda melalui penjualan Revo AT di Januari.

Sementara Yamaha, dalam tiga bulan pertama 2012 bahkan belum sanggup menjual 1 Lexam pun ke pasaran. Bahkan ketidak-mampuan Yamaha menjual Lexam bukan saja terjadi di Januari sampai Maret 2012 saja tapi sudah terjadi sejak November dan Desember 2011 silam.

Hal tersebut tentu terlihat ironis. Apalagi bila kita melihat kenyataan ada 712.170 motor bebek yang terjual di tiga bulan pertama di Indonesia dan 1.056.199 unit motor model skutik yang terjual di Januari sampai Maret lalu dengan total penjualan seluruh model mencapai 1.950.047

Padahal di 2011 silam, Honda tergolong cukup sukses melepas Revo AT dengan total penjualan sebesar 5.116 unit. Sementara Yamaha Lexam meski memiliki total penjualan lebih tinggi dari Revo AT yakni mencapai angka 6.769 unit, tapi kebanyakan distribusi terlihat dilakukan di awal peluncuran.” tulis detikOto.

Prestasi kedua pabrikan Jepang tersebut tentu tidak bisa dianggap impresif. Terlebih bila kita melihat motivasi mereka melahirkan bebek matik yang dianggap sebagai jembatan antara konsumen yang sudah motor bebek dan konsumen yang suka motor matik tidak bisa bertugas sesuai keinginan.

Alih-alih menjadi ‘jembatan’, motor bebek matik malah membuat bingung konsumen.. Karena konsumen Indonesia kadung menganggap kalau motor cub adalah sebuah motor responsif sementara motor matik adalah motor jenis skuter yang punya transmisi otomatis.

Tapi, kalau boleh berspekuliasi, bisa jadi jeleknya penjualan kedua bebek matik ini di Indonesia terjadi karena harga jual keduanya yanag terbilang tinggi. Sebab Honda Revo AT dilepas dengan harga Rp 15,8 juta dan Yamaha melepas Lexam dengan harga lebih tinggi lagi yakni Rp 16,4 jutaan.

Angka itu tergolong tinggi. terlebih bila kita melihat harga motor bebek bermesin 110 cc yang banyak beredar di pasaran.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: