Archive for April, 2012

Pelajaran dari Kasus Nissan Vs Konsumen

Kemarin, berita mengejutkan sekaligus menyenangkan datang dari Pengadilan. Jarang-jarang kan.. Soalnya, kemarin konsumen Nissan menang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan putusan itu, Nissan pun dipaksa pengadilan untuk membeli kembali mobil Nissan March hasil produksinya karena mengecewakan.

Kalau banyak orang bergembira karena sang raksasa kalah, menurut gue, kedua belah pihak baik konsumen maupun produsen bisa mengambil pelajaran dari kasus ini. Bukan hanya Nissan dan Ludmilla (si konsumen March), tapi semua pabrikan otomotif dan seluruh konsumen otomotif di dunia.

Dari sisi produsen, pelajaran penting tentu saja adalah berhati-hati dalam mencantumkan sebuah klaim di iklan. Jangan hanya berfikir untuk bisa menarik perhatian, tapi edukasi harus dilakukan.

Bila tidak, kasus-kasus seperti Ludmilla dan Nissan March miliknya pasti akan terus terulang.

Sementara bagi kita, konsumen, terang saja harus lebi berhati-hati ketika memilih barang berdasarkan iklan semata. Paling aman, tanyakan saja dulu ke teman, saudara, rekan kerja atau kenalan yang pernah menggunakan mobil atau motor incaran kita. Bila tidak ada, mbah google mungkin bisa membantu mencarikan si pengguna.

Hati-hati, sebab, lo semua enggak bakal di kelilingin bidarari walau pun mandi pake parfum Axe.
Continue reading

Advertisements

Hah! Mobil Lebih Seksi Dibanding Cewek?

Malam-malam begini emang paling enak ngomongin cewek. Tapi kalau kita sangkutin ke otomotif, lebih seksi mana ya.. Mobil atau cewek? Di banyak negara, terutama di negara maju, mobil ternyata dianggap lebih seksi dibanding cewek… waduh…

Buat buktiin, iseng-iseng gue browsing mengenai hal ini. Ternyata ada survei di tahun 2010 yang membenarkan hal tersebut.. weleh-weleh..

Contohnya di Kanada yang kata The Star masyarakatnya memang fanatik mengemudi. Mereka bahkan rela tidak menyentuh makanan cepat saji atau junk food, kopi, televisi atau bahkan seks dibandingkan bila mereka harus dilarang mengemudi.
Continue reading

Mobil Hybrid Bukan Barang Baru Bro.. 1900an Juga Sudah Ada!

Kalau baca berita otomotif baik di dalam negeri maupun di luar negeri, semua pasti paham kalau mobil yang punya dua dapur pacu alias hybrid dianggap sebagai mobil masa depan di tengah makin menipisnya cadangan dan ancaman terus meningkatnya harga minyak bumi.

Nah, tapi tahu enggak bro kalau ternyata teknologi dual mesin yang menggerakan sebuah kendaraan alias hybrid ternyata bukan merupakan teknologi terbaru. Karena, usut punya usut, di awal tahun 1900-an, mobil-mobil hybrid sudah sempat berkembang luas.
Kalau enggak salah sih, mobil hybrid pertama di dunia adalah mobil keluaran Porsche pada tahun 1900.

Setelah Porsche, ada lagi mobil lainnya yang mengaplikasi teknologi ini yakni mobil Woods Dual Power Model 44 Coupe lansiran tahun 1916. Mobil ini digerakkan oleh tenaga dari dua mesin yakni mesin bensin dan baterai.
Continue reading