Cihuyy.. Motor Terbang Bukan Lagi Mimpi

Cihuyyyy… Kalau dulu barang-barang canggih cuma dimiliki Doraemon, kini tidak lagi… Contoh saja, kalau dulu motor terbang hanya ada di impian, kini motor yang bisa terbang bukan lagi mimpi… Sudah ada broo…

Dan orang yang iseng membuatnya adalah Chris Malloy yang telah berhasil menciptakan sebuah motor terbang yang diberi nama Hoverbike.

Dikulik-kulik, motor terbang ini ternyata dibekali mesin 4 stroke berkapasitas 1.170 cc. Roda yang biasa menjadi kaki motor pada umumnya digantikan perannya oleh dua baling-baling sebagai pengganti roda dan mampu menyalurkan tenaga hingga 80 kW serta terbang hingga ketinggian 10.000 kaki. Wushhh

Ketika di udara, Hoverbike yang dibangun Malloy selama dua tahun diakhir pekan ketika libur bekerja ini sanggup melesat hingga kecepatan 150 knot atau sekitar 278 km perjam. Kencang juga yaaa..

Walau hanya mampu mengangkut 1 pengendara saja tapi motor ini asik juga untuk dilihat. Apalagi, body motor ini terbuat dari serat karbon yang diperkuat dengan bahan kevlar yang ringan namun kuat yang biasa dipakai oleh mobil sport!!!

Prinsip kerja baling-baling yang mengantikan peran roda ini ternyata tidaklah rumit. Menurut Molley, motor terbang ini dibangun dengan mengikuti prinsip yang dipakai helikopter Chinook dengan rotor tandem.

Kedua rotor baling-baling berputar dengan arah yang saling berlawanan untuk melenyapkan efek torsi dari kedua rotor. Sementara untuk pengendalianya, Hoverbike tampil layaknya motor pada umumnya. Setiap pengendalian dapat dilakukan dengan stang kendaraan mau maju atau mundur. Grip sebelah kanan bertugas untuk meningkatkan daya dorong, sementara grip kiri mengontrol sudut kontrol motor untuk gerak maju, naik atau mundur.

Untuk fitur keamanannya, Malloy mengatakan dia akan menaruh dua parasut di motor tersebut untuk berjaga-jaga andai baling-baling motor itu mengalami kerusakan ketika diudara.

Dengan dimensi 3×1,3×0,55 m (PxLxT) dan berat 105 kg, Malloy mengklaim motor terbangnya mampu terbang hingga 148 km dengan 30 liter bensin yang mengisi tangkinya.

Bila menggunakan bensin di tangki sekunder, maka motor akan dapat menjelajah jarak yang lebih jauh lagi. Malloy berharap dirinya mampu memproduksi massal motor terbang ini minimal 100 unit pertahun dengan harga sekitar US$ 40 ribu atau sekitar Rp 340,7 jutaan. Bila harga bisa diturunkan lagi, Malloy malah yakin akan ada 1.000 unit Hoverbike yang terjual pertahunnya.

Dan menurut Malloy, motor ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari usaha pencarian dan penyelamatan bila terjadi bencana atau kecelakaan, survei udara, syuting film, inspeksi saluran listrik dan militer atau layanan darurat.

Untuk membantu para pemiliknya dari hambatan regulasi untuk bisa terbang, Hoverbike bisa digolongkan sebagai kendaraan ultralite, yang berarti bahwa tidak akan memerlukan lisensi pilot untuk menerbangkannya.

Semoga ada yang mau bikin ‘pintu kemana saja’ dan ‘baling-baling bambu’ yaa…

    • Wiro Sableng
    • April 12th, 2012

    Selamat datang di Otobloggerindonesia…!! Hehe…

    • Evan
    • April 12th, 2012

    Mantap nih kalo bisa di produksi masal.. Ga kena macet..

    • robotic_munky
    • April 13th, 2012

    wih, ada yang bikin ‘PVN.4/3 WAPPA’ dari mobile suit gundam😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: