Pelek dan Spion Harus SNI? Siapa Takut!

Pemerintah kembali melakukan gerakan Standarisi produk otomotif. Bila sebelumnya helm yang harus memenuhi Standar Nasional Indonesia kini standar itu melebar kemana-mana. Selain pelek, terhitung kampas rem, aki, klakson, filter, lampu dan bahkan spion motor juga akan wajib SNI.

Melihat banyaknya kontroversi menyangkut SNI di helm motor tahun lalu, penerapan SNI di produk-produk otomotif lain dipastikan akan menuai kontroversi…

Hmm.. kalau sudah begitu, mari kita ulas bersama…

Pertama, kontroversi akan terbuka dari ketidak-percayaan masyarakat pada kualitas dan standar Indonesia yang dianggap lebih rendah dari standar internasional. Hal ini membuat penerapan SNI dianggap sama saja dengan pembodohan dan pengurangan standar yang biasa diberikan para produsen. Itu kontroversi yang dahulu terjadi di penerapan SNI pada helm.

Tapi disamping masalah ini. Konsumen haruslah sadar kalau penerapan SNI pada produk-produk strategis merupakan strategi jangka panjang untuk melindungi bangsa ini sendiri.

Lho? Maksudnya apa?

Jadi, dengan penerapan SNI (terlepas dari segala kekurangannya) berguna untuk melindungi industri lokal. Karena dengan kewajiban SNI ini para produsen asing tidak bisa serta merta dan sembarangan memasukkan barangnya ke nusantara. Dan cara untuk menghalaunya ya dengan menerapkan SNI tadi.

Pelek-pelek, kampas rem, lampu-lampu atau bahkan spion yang tidak aman, paling tidak, bisa direduksi penyebarannya di pasar Indonesia yang pada akhirnya mampu melindungi produsen lokal dan konsumen lokal dari barang-barang yang berkualitas minus. Kaca spion berukuran kecil yang hanya berguna sebagai ‘pajangan’ di motor pun harus dihilangkan dari pasaran karena tidak aman.

Tapi yang pasti, kualitas dari SNI itu sendiri memang harus terus ditingkatkan untuk mengikuti kemajuan teknologi yang berkembang dan tidak menjadikan alat untuk meninak-bobokkan para produsen lokal untuk meningkatkan kualitasnya….

  1. soal helm, SNI itu perpaduan antara DOT sama SNELL, dan helm macam AGV sama nolan juga dibikin disini, sama kaya sepatu Nike dan Adidas. Dibikin disini, di bawa ke luar negeri,trus diimpor lagi dah menuju indonesa. Soal helm mah gausah ragu lah sama SNI.
    Moga spion sama pelek juga bisa bagus SNI nya ntar

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: