Honda Berbohong, Konsumen pun Menggugat dan… Menang!


Ahh.. Indonesia memang beda dengan Amerika Serikat. Hukum di negara kita ini sangat jauh dari rakyat dan malah terkadang tidak memihak rakyat. Padahal di Amerika, rakyat adalah raja di depan hukum dan semua bisa mengaksesnya.

Karena itu, pejabat disana tidak mau bermain-main dengan kekuasaannya. Sebab salah-salah bisa di gugat warganya.

Nah, lalu apa hubungannya antara ketegasan hukum dan perhatian hukum atas hak rakyat Amerika dengan otomotif ya? Hmm.. Ternyata ada! Sebagai salah satu contohnya, seorang warga Amerika baru saja memenangkan gugatannya pada Honda yang dianggap telah membohongi dirinya. Lho maksudnya apa ya?

Jadi begitu, seorang warga Amerika bernama Heather Peters kesal karena merasa dikadali Honda ketika membeli mobil Civic hybrid lansiran 2006. Honda mengatakan pada dirinya kalau mobil ini adalah mobil yang irit bahan bakar. Alasannya simpel, ya karena ini adalah sebuah mobil hybrid.

Tapi setelah digunakan, alih-alih irit sesuai dengan yang dijanjikan, Heather merasa mobil ini boros bensin dan pengadilan pun memenangkan gugatan Heather seraya memaksa Honda untuk membayar ganti rugi kepada Heather untuk kelebihan uang ketika membeli bensin untuk mobil yang boros itu.

Pada data spesifikasi yang disodorkan Honda, mobil ini diklaim memiliki tingkat efisiensi hingga 50 mpg atau sekitar 21,2 km/liter. Tapi ternyata efisiensi mobil yang dimiliki oleh penduduk Los Angeles tersebut hanya berkisar di 30 mpg atau sekitar 12,7 km/liter. Peters pun menganggap Honda memberikan info yang salah dan menuntut Honda ke pengadilan.

“Faktanya saya tidak pernah mencapai angka 41 mil per galon (17,4 kpl) atau 42 mil per galon (17,8 kpl),” ujarnya.

Apalagi, efisiensi mobil ini menurut Heather makin merosot menjadi 30 mil per galon setelah Honda memperbarui software di Civic hybrid.

Dalam sidang kasus class-action itu Honda diwajibkan membayar US$ 9.867 kepada Peters. Angka ini hampir mendekati denda maksimum US$ 10.000.

“Ini adalah kemenangan bagi pemilik Civic Hybrid di manapun,” ujar Heather ketika berbicara di AFP.

Meski sudah diputuskan demikian, Honda bisa saja langsung mengajukan banding atas keputusan yang diumumkan Rabu kemarin itu.

Honda sebelumnya juga sudah mengumumkan kalau baterai Civic hybrid keluaran 2006-2008 lebih cepat rusak daripada yang diperkirakan. Akibatnya mobil pun lebih bergantung pada mesin bensinnya dan praktis membuat lebih boros bensin.

Hasil ini pun membuktikan omongan dosen hukum saya dahulu yang pernah berkata kalau “Amerika itu kelihatan bagus dengan jalan-jalan yang mulus bukan karena pejabatnya perhatian sama jalanan. Tapi karena pejabatnya takut sama rakyat. Karena kalau ada apa-apa, rakyat bisa langsung menggugatnya.”

Jadi, ketika ada kerusakan di fasilitas umum, para pejabat ini mending langsung membenahinya daripada harus berhadapan dengan warga.

Nah, situasi berbeda dengan yang terjadi di Indonesia. Disini, fasilitas umum dibiarkan dalam kondisi rusak tanpa ada kemauan keras dari pejabat untuk memperbaikinya. Lihat saja jalan Sudirman yang hancur dan sudah memakan banyak korban.

Hal itu berimbas pada sikap produsen sebuah produk apa pun itu di Indonesia. Berguru pada pemerintah, para produsen seolah tutup mata dengan keluhan-keluhan konsumennya dan rakyat pun sebagai warga dan konsumen enggan berhubungan dengan hukum karena dianggap ribet.

Padahal saya berharap suatu saat ada yang melakukan gugatan pada pemerintah bila dirinya kecewa dengan fasilitas umum yang ada seperti kondisi jalan yang berbahaya.

    • iwanbanaran
    • February 4th, 2012

    Mantteeeepppp. Semangat nulis bonnnnnn….!!!

  1. June 1st, 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: