Payah, Deklarasi di Tempat Sampah, Mega Malah Tampil Penuh Perhiasan

megawati-gby

Tadi gue baru aja liat deklarasinya Mega-Prabowo di tivi. Deklarasi itu dilangsungin di antara gunungan sampah Bantar Gebang.

Tapi ketika gue perhatiin, ada yang aneh deh sama dandanannya si ibu Megawati (yang katanya) Soekarnoputri. Mega tampil aneh di tempat pembuangan sampah itu.

Aneh, karena mereka dengan alasan ingin dekat dengan wong ciliklah mereka mengadakan deklarasi disana. Namun di tengah gunungan sampah ini, Mega tampil bak bintang dengan banyak perhiasan.

Anehkan kalau Mega tampil dengan penuh perhiasan di tempat sampah itu. Mengepalkan dan dengan berapi-api dia berpidato tentang kesengsaraan rakyat, padahal di pergelangan tangannya melingkar banyak sekali gelang emas.

Saya lihat dan perhatikan, ketika deklarasi itu si ibu hadir dengan menggunakan banyak gelang, anting dan cincin yang berwarna emas, entahlah itu emas sungguhan atau cuma imitasi.

Tapi coba aja pake logika, mana mau perempuan sekelas Mega mengenakan barang imitasi?

Tidak sampai di situ, karena ketika lebih cermat memperhatikan, kacamata Mega ternyata juga memiliki aksen emas.

Kalau ga percaya, perhatikan saja nanti ketika siaran ulangnya di putar di stasiun tv, tenang aj ga bakal ketinggalan kok, karena toh rekaman itu pasti akan terus di putar di tv sampe waktu pemilu nanti.

Entahlah, dia sadar atau tidak akan hal itu.

Tapi yang jelas dandanan Mega ketika deklarasi lebih terlihat seperti seorang tante yang mo pergi arisan dari pada jagoan pembela rakyat kecil kebanyakan.

Dia berpidato sok peduli dengan rakyat kecil tapi malah pamer dengan harta yang dia miliki.

Padahal seperti kita tau, rakyat kecil kebanyakan pastinya ga akan mampu memakai dan membeli perhiasan sebanyak itu, bahkan ketika hari lebaran sekalipun.

Berarti intinya dia hanyalah mengejar kekuasaan, dan sesungguhnya dia tidak peduli dengan kita, rakyat Indonesia.

Dia hanya mau mengejar materi dan ambisi keduniawiannya tanpa memikirkan nasib kita.

Rakyat miskin menurut Mega hanyalah sebuah komoditas politik besar yang bodoh dan bisa di perdaya oleh semua omongan tentang ekonomi kerakyatan yang implementasinya tidak dia ketahui caranya.

Saya mengatakan ini semua bukan karena pro dengan capres lain, saya mengatakan ini semua karena sudah bosan dengan ‘pembodohan oleh orang bodoh’ yang telah dilakukannya selama ini.

Sudah cukuplah 3 tahun dia membohongi kita ketika jadi presiden dan jangan lagi.

Please bu, jangan bohongi kami lagi ya..

  1. hadeehh ada2 aja sih -_-

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: