Hari Ini Saya Baca Berita

newspaper

Hari ini saya baca berita, ada seorang caleg yang rela melakukan sumpah pocong untuk meyakinkan semua orang bahwa dia akan berlaku jujur dan adil bila nanti jadi anggota parlemen di Senayan sana.

Tapi entahlah, itu jujur atau hanya mencari sensasi saja.

Hari ini saya baca berita ada sejumlah orang yang tertipu mentah-mentah oleh sebuah bank karena mengikuti sebuah investasi, reksa dana tepatnya. Dahulu mereka senang dan euphoria akan dapat banyak uang tanpa melakukan apa-apa. Kini mereka menangis tersedu karena tertipu.

Jumlah yang hilang dari setiap orang pun bukanlah jumlah uang yang sedikit karena bahkan ada yang mengaku teripu hingga puluhan milyar rupiah.

Entahlah siapa yang bodoh dan siapa yang pintar dalam kasus ini, si pelaku yang pandai menina-bobokan setiap orang pada mimpi manis rupiah ataukah si korban yang dengan jeli melihat peluang mencari uang tanpa bekerja, walau akhirnya mereka tertipu. Entahlah.

Hari ini saya juga baca berita tentang seorang model yang bundanya mengaku anaknya di siksa seorang pangeran di negeri jiran sana. Namun pihak istana membantah hal itu, pangeran dan istrinya masih hidup rukun katanya.

Bundanya tersebut terlihat menangis tersedu, bahkan pingsan ketika mengadu ke pihak yang dia anggap dapat membantu.

Padahal dahulu ketika menikahi anaknya yang ketika itu baru beranjak remaja, saya yakin dia tidak sesedih itu, apalagi tahu anaknya akan di nikahi oleh seorang pangeran dari suatu kerajaan.

Entahlah siapa yang benar dalam peristiwa itu yang saya tahu, saya tidaklah tahu apa yang ada di benak kedua belah pihak.

Hari ini saya juga baca berita tentang sebuah partai mantan penguasa yang katanya harga dirinya terinjak-injak oleh sebuah partai baru yang umurnya baru seumur jagung. Mereka merasa terhina karena kalah dalam perang sebelumnya. Mereka merasa terhina karena kalah oleh anak kecil ingusan yang belum lama hidup di dunia demokrasi Indonesia.

Entahlah itu memang sebuah pembelaan harga diri atau Cuma jalan meraih kekuasaan dengan cara yang berbeda. Tapi yang saya tahu, mereka busuk semua.

Hari ini saya juga baca berita ramai-ramai produsen kendaraan mundur dari sebuah pameran bergengsi negeri ini. Minimnya dana dan keadaan krisis disalahkan sebagai penyebabnya.

Entahlah itu memang benar alasan sebenarnya ataukah karena watak masyarakat kita yang tidak suka datang ke sebuah pameran, Apapun itu, sehingga membuat para produsen berpikir hanya membuang-buang uang saja untuk ikut ke acara yang juga menghabiskan waktu kerja itu.

Entahlah.

Tapi yang saya tahu, bila terus-terusan begini, mau di bawa kemana Negara kita tercinta. Mau dibawa kemana Indonesia?

  1. October 20th, 2014
    Trackback from : xe toyota aygo 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: