Archive for April, 2009

Kisah si Buta

elephant

Al kisah ada empat orang buta berjalan di sebuah padang. di tengah jalan mereka terhalang oleh seekor gajah yang dengan tidak perduli berdiri menyamping, menghalangi langkah mereka.

Lelaki pertama menabrak tubuh sang gajah, setelah sedikit meraba, ia lalu mengumpat dengan kesal. “siapa sih yang iseng membangun tembok di tengah padang seperti ini.”

Hampir bersamaan dengan itu lelaki buta kedua menyentuh sesuatu dan dengan takut berbisik. “Ada ular di sini” seraya mencoba menyingkirkan belalai sang gajah yang di pikirnya ular tersebut dari jangkauannya.”

“Mana, dimana ularnya???” tanya lelaki ketiga sambil mencoba mengambil sesuatu yang sedari tadi menghalangi dan memperkirakannya sebagai kayu gelondongan.

lelaki keempat tak mau ketinggalan. di rabanya lingkungan sekitar, dengan harapan akan dapat menggapai sesuatu yang dapat membantunya menolong temannya. Dan tepat, saat itu ia menemukan sehelai barang mirip cemeti. ” sini, biar saya cambuk itu mahluk.” seraya menarik ekor gajah tersebut.

Continue reading

Nyanyian dari Gunung Untuk Orang Kota…!!!

salt_lake_city_wasatch_montains_winter_1985

Nyanyian dari gunung, turun ke lembah-lembah

Mengapa nada mu murung, langkah kaki gelisah

Mata mu separuh ngantuk, lihat kolam seperti danau

Kau bawa persoalan cerita duka melulu

Continue reading

Hari Ini Saya Baca Berita

newspaper

Hari ini saya baca berita, ada seorang caleg yang rela melakukan sumpah pocong untuk meyakinkan semua orang bahwa dia akan berlaku jujur dan adil bila nanti jadi anggota parlemen di Senayan sana.

Tapi entahlah, itu jujur atau hanya mencari sensasi saja.

Hari ini saya baca berita ada sejumlah orang yang tertipu mentah-mentah oleh sebuah bank karena mengikuti sebuah investasi, reksa dana tepatnya. Dahulu mereka senang dan euphoria akan dapat banyak uang tanpa melakukan apa-apa. Kini mereka menangis tersedu karena tertipu.

Jumlah yang hilang dari setiap orang pun bukanlah jumlah uang yang sedikit karena bahkan ada yang mengaku teripu hingga puluhan milyar rupiah.

Continue reading

Menunggu Gadis Hujan

blackandwhitegirlrainwomanphotographyumbrella

Aku masih duduk di bangku panjang halte bus itu ketika hujan turun menyirami bumi yang sedang rindu akan kasih sayang langit. Di bangku panjang yang tebuat dari pipa besi ini aku duduk seorang diri.

Tadi menanti hujan namun sekarang merasa kesepian.

Sebenarnya Aku selalu merasa senang bila hujan datang ketika aku sedang menunggu bus di halte ini. Selalu senang karena gadis berambut panjang dan bermata sipit itu entah kenapa selalu ada di halte ini ketika hujan datang.

Ketika rintik jernih ribuan butir air jatuh mendinginkan wajah aspal jalanan yang sebelumnya terbakar oleh terik mentari, gadis itu selalu ada menemani. Dan anehnya ketika itu terjadi kami hanya berdua saja di halte ini.

Ya, hanya berdua.

Continue reading